Analisis Video "Pemeriksaan Fisik Pada Bayi Baru Lahir" by. Widyo Nugroho
Nama:
Farah Aulia
Kelas:
1TB03
NPM:
22318485
Video
“PEMERIKSAAN FISIK PADA BAYI BARU LAHIR – WIDYO NUGROHO”
Link : https://youtu.be/P0iVw9d8cjs
Di video ini menjelaskan tentang
cara pemeriksaan fisik pada bayi baru lahir. Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan
yang pertama dilakukan saat bayi berada di dunia luar. Pemeriksaan ini
dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik si bayi, menilai kesehatan si bayi,
dan menilai reflek pada bayi. Pemeriksaan ini membutuhkan keterampilan dan
pengetahuan agar bisa menghindari resiko cedera pada bayi. Yang paling penting
dalam hal ini adalah menjaga agar bayi tidak hipoterma.
1. Siapkan
tempat pemeriksaan seperti menutup jendela agar suhu ruangan tetap terjaga dan
siapkan alat yg dibutuhkan, seperti : meja bayi, timbangan bayi, pengukur
panjang badan, lampu sorot 60 watt, bedongan bayi, baju bayi, popok bayi, topi
bayi, dll.
2. Memberikan
tanda pengenal pada bayi dan meminta izin untung melakukan pemeriksaan tersebut
3. Melakukan
pemeriksaan
4. Setelah
selesai semua pemeriksaan, maka rapihkan alat dan bahan yang digunakan
5. Lepas
sarung tangan yang digunakan dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir,
serta mengeringkan dengan handuk yang bersih
6. Melakukan
pendokumentasian tentang hal yang sudah dilakukan
Barulah
setelah itu dilakukan pemeriksaan berat badan, panjang badan, lingkar kepala,
serta lingkar dada. Pada video ini juga menjelaskan berat badan normal dan
umumnya bayi, panjang badan bayi pada umumnya, lingkar dada serta lingkar
kepala bayi yang biasa ditemukan, suhu tubuh bayi normalnya, dll. Setelah itu
ia menghitung frekuensi denyut jantung dan pernafasan si bayi.
Melakukan
pemeriksaan mata, kepala, telinga, hidung, dan mulut. Untuk mengetahui jika
adanya kelainan pada bayi. Setelah itu ia memeriksa bagian dada untuk melihat
seperti apa bayi ketika bernafas, apakah normal atau tidak, lalu pada tangan
apakah ia simetris atau tidak, hal itu sama dilakukan pada pemeriksaan kaki,
pada pemeriksaan kaki ia memeriksa reflek pada bayi, mereka juga memeriksa
anus, punggung, dan alat vital apakah ada suatu kelainan atau tidak.
Setelah
semua selesai, bayi dikembalikan pada ibunya dan menginformasikan hasil
pemeriksaan serta konseling.
Jadi
hal yang dilakukan setelah pemeriksaan yaitu seperti :
1. Memberitahu
hasil pemeriksaan
2. Menjaga
kehangatan bayi
3. Pemberian
asi eksklusif
4. Pencegahan
infeksi
5. Perawatan
tali pusar
6. Pengenalan
tanda bahaya bayi baru lahir
7. Jadwal
imunisasi
8. Kunjungan
ulang
Komentar
Posting Komentar